BPBD Natuna: Luas Karhutla Januari-Februari 2026 capai 164,4 hektare
Natuna (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang Januari hingga Februari 2026 mencapai 164,4 hektare.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Natuna, Khaidir, dikonfirmasi dari Natuna, Ahad, menjelaskan data tersebut merupakan akumulasi dari 19 kejadian yang tersebar di sejumlah wilayah.
Seluruh peristiwa tersebut terjadi di beberapa kecamatan dengan karakteristik lahan yang didominasi semak belukar dan lahan kering. Kondisi ini membuat api cepat menjalar, terutama saat cuaca panas dan angin kencang.
Meski demikian, kata dia, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Besarnya area yang terbakar menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan gangguan aktivitas masyarakat.
“Kebakaran terluas tercatat terjadi di Kecamatan Bunguran Batubi. Ada satu titik api mencapai sekitar 100 hektare,” ucap dia.
Dalam upaya pemadaman dan pendinginan, BPBD Natuna berkolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Disdamkarmat) Natuna, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Namun, petugas di lapangan kerap menghadapi kendala berupa keterbatasan peralatan.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, meski diduga berkaitan dengan pembukaan lahan menggunakan metode pembakaran. BPBD memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan tetap terjaga guna mengantisipasi kebakaran susulan.
Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran, Pemkab Natuna melalui BPBD melaksanakan sosialisasi terkait kebencanaan, dengan sasaran masyarakat umum hingga pelajar.
“Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api,” ujar dia.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Sumber: